DEFINISI ILMU TAFSIR :

April 22, 2012 Leave a comment

Ilmu tafsir secara Etimologi yaitu : Penjelasan, pengungkapan, dan penjabaran kata yang samar. Secara Termenologi : penjelasan terhadap kalamulloh, / lafadz-lafadz Alqur’an dan pemahamannya. Secara Umum Ilmu Tafsir Yaitu : ilmu yang bekerja untuk mengetahui arti dan maksud dari ayat-ayat al qur’an. 1. Menurut badruddin azzarkasi yaitu : memahami ayat2 Alloh yang di turunkan kepada nabi Muhammad SAW, menjelaskan makna-makna dan mengunkap hikmah dan hokum yang ada di dalamnya 2. Jalaluddin Assuyuti : Tafsir adalah menjelaskan tentang nuzulul qur’an, hokum-hukum yang ada di dalam al qur’an MACAM-MACAM TAFSIR : 1. Tafsir Bil Ma’tsur /Bin Naqli / Birriwayah Bil Ma’tsur yaitu : menafsiri ayat al qur’an dengan Al Qur’an / dengan Hadist, atau dengan Qoul Sahabat/ Tabi’in untuk menjelaskan suatu yang di kehendaki Alloh 2. Tafsir Birro’yi / Bil Aqli / Biddiroyah : Tafsir yang menjelaskan maknanya, mufassir berpegang teguh pada pemahamannya dengan menyimpulkan / istibath yg didasarkan pada ro’yu semata Tafsir birro’yi ada 2 yaitu : a. Tafsir Mahmud : suatu penafsiran sesuai dengankehendak sari’ah (penafsiran oleh orang yg menguasai sari’ah) jaugh darikebodohan dan kesesatan sesuai dg kaidah bahasa arab serta berpegang tegung pada uslub-uslub dalam memahami qur’aniyah b. Tafsir Madzmum : penafsiran tanpa berdasarkan ilmu / mengikuti hawa nafsu, dan kehendak sendiri, tanpa mengikuti kaidah bahasa /sari’ah, tafsir madzmum termasuk haran, sebagaimana firman Alloh Q.S. Al isro’ ayat 36: yang artinya : (“Dan janganlah kamu mengikuti apa-apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya”) 3. Tafsir Bil Itsari yaitu : setiap ayat mempuyai makna dlohir dan batin. Dhohir adalah yang mudah dipahami oleh akal pikiran. Batin adalah : isyarat-isyaratnya tersembunyi dibalik itu yang hanya diketahui oleh ahlinya 4. Tafsir Bil Izhali disebut juga metode campuran antara tafsir bil ma’tsur dan tafsir birro’yi adalah : penafsiran al qur’an di dasarkan atas perpaduan antara sumber-sumber tafsir riwayah yg kuat dan shoheh dengan sumber hasilijtihad. SYARAT MENJADI MUFASSIR : 1. Tahu tentang ilmu tafsir 2. Tahu tentang ilmu bahasa arab, karena Alloh melarang menafsirkan Al qur’an tanpa bahasa aran 3. Ilmu nahwu : untuk mengetahui perubahan makna 4. Tahu ilmu sorrof untuk mengetahui sighot dan mabni 5. Tahu tentang ilmu istiqoq 6. Tahu tentang ilmu qowaidul lughoh 7. Tahu tentang ilmu balaghoh ( Ma’ani, bayan, dan badi’) 8. Tahu tentang ilmu qiro’ah untuk mengetahui cara membaca alqur’an 9. Mengetahui ilmu usuluddin untuk mengetahui hal yang wajib, mustahil, dan jais bagi Alloh 10. Mengetahui ilmu usul fiq untuk mengetahui cara pengambilan hokum dari al qur’an, ijmal,tabyin, khusus, umum, itlaq, dan taqyid 11. Tahu ilmu azbabunnnuzul untuk mengetahui ketentuan sebab turunnya ayat 12. Tahu ilmu qosos, ikhbar untuk qosos tafsil dan mujmal 13. Tahu nasih mansuh untuk mengetahui ilmu yang dihukumi dari yang lain 14. Tahu tentang ilmu hadist yang menerangkan / almubayyin 15. Tahu tentang ilmu mauhibbah / ikhlasul mauhibbah Mauhibbah : ilmu yang METODOLOGI TAFSIR MENURUT ABUL HAYYI AL GHIRFANI ADA 4 YAITU : 1. Tahlili / Analitik yaitu : satu metode tafsir yang penafsirnya menafsirkan ayat-ayat dari segala segi dan maknanya secara urut yang tersusun dalam al qur’an 2. Ijmali yaitu : penafsiran al qur’an secara singkat dan global dgn menjelaskan makna yg dimaksudsetiap kalimat dgn bahasa yg ringkas sehingga dapat di pahami 3. Muqoron yaitu : menafsirkan al qur’an dengan metode membandingkan antara ayat dengan ayat, ayat dengan hadist, pendapat ulama’ tafsir dengan menunjolkan perbedaan tertentu dari objek yang diperbandingkan. 4. Maudu’i yaitu : tafsir yang menjawab al qur’an dengan cara mengumpulkan al qur’an yang mempunyai tujuan satu yang membahas topic tertentu dan menertibkan sesuai dengan masa turunnya selaras dengan kedudukannya HERMENEUTIKA Hermeneutika adalah tafsir Bible. The New Encyclopedia Britannica menjelaskan bahwa hermeneutika adalah the study of the general principle of biblical interpretation to discover the truths and values of the Bible (studi prinsip-prinsip umum tentang penafsiran Bible untuk mencari kebenaran dan nilai-nilai kebenaran Bible). Bible itu sendiri adalah kitab suci Kristen dan Yahudi, terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Akar katanya berasal dari bahasa Yunani Kuno ta hermeneutika yang berarti ‘hal-hal yang berkenaan dengan pemahaman dan penerjemahan suatu pesan’. Kata tersebut merupakan turunan dari hermes, yang dalam mitologi Yunani dikatakan sebagai dewa yang diutus oleh Zeus (Tuhan) untuk menyampaikan pesan dan berita kepada manusia di bumi. Dan konsep hermeneutic itu sendiri di masa Yunani resminya digunakan untuk kebutuhan kultural bagi menentukan makna, peran dan fungsi teks-teks kesusasteraan yang berasal dari masyarakat Yunani kuno. Saat itu dikenal dua model interpretasi, yaitu literal yang dikembangkan Aristoteles, dan alegoris yang dikembangkan oleh Plato. Dalam analisis Werner, setidaknya ada tiga lingkungan yang mendominasi pengaruh terhadap pembentukan hermeneutika hingga sekarang : 1. Masyarakat yang terpengaruh mitologi Yunani 2. Masyarakat Yahudi dan Kristen yang mengalami masalah dengan teks kitab “suci” agama mereka 3. Masyarakat Eropa zaman pencerahan (Enlightenment) yang berusaha lepas dari otoritas keagamaan dan membawa hermeneutika keluar konteks keagamaan Ketiga miliu ini tidak terjadi secara bersamaan, akan tetapi merupakan tahapan-tahapan. Berdasarkan analisis tersebut, Hamid Fahmi Zarkasyi membagi sejarah hermeneutika menjadi tiga fase, yaitu: 1. Dari mitologi Yunani ke teologi Yahudi dan Kristen 2. Dari teologi Kristen yang problematik ke gerakan rasionalisasi dan filsafat 3. Dari hermeneutika filosofis menjadi filsafat hermeneutika Dari filsafat hermeneutika inilah akhirnya hermeneutika dikembangkan dan diujicoba untuk dimasukkan dalam kajian-kajian al-Quran oleh Fazlur Rahman (1919-1998), Aminah Wadud, Mohammed Arkoun, Nasr Hamid Abu Zayd, Muhammad Syahrur, yang kemudian diadapsi oleh pemikir-pemikir yang tergabung dalam Jaringan Islam Liberal (JIL) seperti Ulil Abshar Abdalla, Lutfhie Assyaukanie dan Taufik Adnan Amal CORAK TAFSIR / PENDEKATAN ERMENEUTIKA YAITU : 1. Lughowi 2. Fighi/hukmi 3. Tauhidi / kalami 4. ‘ilmi 5. Falsafi 6. Sufi / instuisi/ kepuasan batin 7. Adabi ijma’i/ kontek social kemasyarakatan

Categories: Uncategorized

PENGERTIAN HUTANG PIUTANG DALAM ISLAM

April 13, 2012 Leave a comment

Dalam masyarakat Indonesia, selain dikenal istilah utang piutang juga dikenal istilah kredit. Utang piutang biasanya digunakan oleh masyarakat dalam kontek pemberian pinjaman pada pihak lain. Seseorang yang meminjamkan hartanya pada orang lain maka ia dapat disebut telah memberikan utang padanya. Sedangkan istilah kredit lebih banyak digunakan oleh masyarakat pada transaksi perbankan dan pembelian yang tidak dibayar secara tunai. Secara esensial, antara utang dan kredit tidak jauh beda dalam pemaknaannya di masyarakat.
Selain itu, utang piutang sangat terkait dengan pemberian pinjaman dari pihak lain sebagai metoda transaksi ekonomi di masyarakat. Sedangkan kredit secara umum lebih mengarah pada pemberian pinjaman dengan penambahan nilai dalam pengembalian. Hal ini dikarenakan istilah kredit lebih banyak digunakan dalam dunia perbankan.
Sedangkan dalam terminologi fiqh mu’amalah, utang piutang disebut dengan “dain” (دين). Istilah “dain” (دين) ini juga sangat terkait dengan istilah “qard” (قرض) yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan pinjaman. Dari sini nampak bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara “dain” (دين) dan “qard” (قرض) dalam bahasa fiqh mu’amalah dengan istilah utang piutang dan pinjaman dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pemikiran di atas, maka dalam mengkaji masalah utang piutang, kredit, pinjaman, pembiayaan ataupun qard harus dijelaskan satu persatu agar jelas perbedaan dan persamaannya.
Pertama, dalam terminologi fiqh mu’amalah, pinjaman yang mengakibatkan adanya utang disebut dengan “qard” (قرض). Qard (قرض) dalam pengertian fiqh diartikan sebagai perbuatan memberikan hak milik untuk sementara waktu oleh seseorang pada pihak lain dan pihak yang menerima pemilikan itu diperbolehkan memanfaatkan serta mengambil manfaat dari harta yang diberikan tanpa mengambil imbalan, dan pada waktu tertentu penerima harta itu wajib mengembalikan harta yang diterimanya kepada pihak pemberi pinjaman
Kedua, dalam bahasa perbankan pemberian utang atau pembiayaan disebut dengan “kredit”. Kata “kredit” secara kebahasaan berasal dari kata credo yang dalam pengertian keagamaan berarti kepercayaan. Adapun pengertian kata credo yang terkait dengan masalah financial adalah memberikan pinjaman uang atas dasar kepercayaan
Utang dalam pengertian masyarakat berarti menerima pinjaman dari pihak lain yang harus dikembalikan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan ketika transaksi. Secara umum, ketiga istilah di atas tidak mempunyai pengertian yang berbeda-beda. Adanya perbedaan istilah antara utang, kerdit, dan dain hanya perbedaan bahasa saja yang dalam pengertian umum masyarakat tidak berbeda. Sedangkan perbedaan antara pinjaman, pembiayaan, dan qard (قرض) juga demikian.
Adanya perbedaan pengertian yang disampaikan oleh para pakar hukum, baik pakar hukum Islam, maupun para pakar perbankan di dunia dan Indonesia tidak menunjukkan adanya perbedaan pemaknaan. Perbedaan yang terjadi biasanya hanya dalam redaksional pemberian definisi saja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pengertian qard yang disampaikan beberapa pakar hukum Islam (fuqaha’) sebagai berikut :
1.    Sayyid Sabiq dalam bukunya Fiqh Sunnah memberikan definisi qard sebagai harta yang diberikan oleh pemberi pinjaman kepada penerima dengan syarat penerima pinjaman harus mengembalikan besarnya nilai pinjaman pada saat mampu mengembalikannya
2.    Abdullah Abdul Husain at-Tariqi memberikan pengertian qard sebagai pembayaran harta pada orang yang memanfaatkan kemudian ada ganti rugi yang dikembalikan dengan syarat harus sesuai dengan harta yang dibayarkan pertama kali kepada yang menerimanya
3.    Berbeda dengan pengertian-pengertian di atas, Hasbi ash-Shiddieqy mengartikan utang piutang dengan akad yang dilakukan oleh dua orang di mana salah satu dari dua orang tersebut mengambil kepemilikan harta dari lainnya dan ia menghabiskan harta tersebut untuk kepentingannya, kemudian ia harus mengembalikan barang tersebut senilai dengan apa yang diambilnya dahulu. Berdasarkan pengertian ini maka “qard” (قرض) memiliki dua pengertian yaitu; “i’arah” (اعارة) yang mengandung arti tabarru’ (تبرع) atau memberikan harta kepada orang dasar akan dikembalikan, dan pengertian mu’awadlah, (معاوضة) karena harga yang diambil bukan sekedar dipakai kemudian dikembalikan, tetapi dihabiskan dan dibayar gantinya

Categories: Uncategorized

download Hadits Web

March 11, 2012 Leave a comment

Alhamdulillah, dengan memohon karunia dan ridho Ilahi, saya hendak menyampaikan informasi bahwa telah disusun HaditsWeb 5.0 (versi terbaru), dimana pada versi ini text Qur’an sudah menggunakan teks Qur’an yang lebih baik tampilannya, baik dari segi rendering maupun dari tanda bacanya, dan penggunaan tanda baca untuk panjang pendeknya ayat sudah disertakan pula. Jenis font sudah menggunakan openquran, dan tidak lagi menggunakan jenis font Traditional Arabic. Insya Allah lebih mudah untuk dibaca. Bagi yang sudah menggunakan HaditsWeb versi sebelumnya, dimohon untuk menghapusnya, dan install ulang menggunakan HaditsWeb versi terbaru ini.

Untuk download HaditsWeb 5.0 versi CHM, silahkan download pada salah satu link sbb:

http://www.datafilehost.com/download-e3bb8204.html

http://www.enterupload.com/kwypzc4t9n45/HaditsWeb5.0.exe.html

http://www.sendspace.com/file/osde0q

http://www.4shared.com/file/EjHzMGxb/HaditsWeb.html

http://www.mediafire.com/?4k05491ne6mpp5r

Untuk download HaditsWeb 5.0 versi HTML, silahkan download pada salah satu link sbb:

http://www.datafilehost.com/download-299100e4.html

http://www.enterupload.com/lx187lbmvqin/HaditsWeb_Standard_Version_HTML.zip.html

http://www.sendspace.com/file/y9o03n

http://www.4shared.com/file/BT-KHvkq/HaditsWeb_Standard_Version_HTM.html

http://www.mediafire.com/?by8s3q7d59k12dg

Khusus versi HTML ini dapat dijalankan di Microsoft Windows, Linux, Apple Mac, HP (Hand Phone), SmartPhone, BlackBerry, iPhone, iPad, PC Tablet, dan PC Pocket lainnya.

Petunjuk Penggunaan khusus untuk HaditsWeb versi HTML:

1. Buatlah folder baru dengan nama HaditsWeb di dalam memori card atau harddisk di Microsoft Windows, Linux, Apple Mac, HP (Hand Phone), SmartPhone, BlackBerry, iPhone, iPad, PC Tablet, atau PC Pocket Anda. Untuk HP, Anda akan memerlukan bantuan PC. Silahkan gunakan card reader, blue tooth, ataupun kabel konektor HP ke PC, untuk mengakes memori card di HP Anda. Ket: Nama folder tidak harus HaditsWeb, boleh menggunakan nama yang lain.

2. Extract (pindahkah atau keluarkan) seluruh file di dalam file zip yang sudah Anda download tsb ke folder baru tersebut.

3. Untuk HP, pastikan Anda menyimpannya disuatu folder yang bisa diakses oleh aplikasi Web Browser di HP Anda. Untuk pengetesan, silahkan buka File Manager / File Explorer di HP Anda, kemudian cobalah buka file index.htm yang terdapat di folder (root utama) HaditsWeb tersebut. File index.htm ini adalah halaman utama atau menu utama HaditsWeb.

4. Bilamana file index.htm dapat terbuka dengan sempurna, maka buatlah suatu shortcut atau bookmark untuk file index.htm tersebut, sehingga memudahkan Anda untuk mengakses HaditsWeb ini secara offline.

5. Untuk membuka menu Pembacaan Al-Qur’an Metode DIH, pastikan aplikasi Web Browser di Microsoft Windows, Linux, Apple Mac, HP (Hand Phone), SmartPhone, BlackBerry, iPhone, iPad, PC Tablet, ataupun PC Pocket yang Anda gunakan tersebut sudah mendukung penggunaan Adobe Flash Player, yang bisa didownload di: http://get.adobe.com/flashplayer

Untuk download software-software lainnya, silahkan kunjungi:

http://trendmuslim.com/index.php?main_page=page&id=16

Bilamana sahabat-sahabat mengalami kesulitan dalam hal download HaditsWeb, untuk kemudahan mengakses HaditsWeb secara offline, silahkan pesan HaditsWeb Full Version. Pada HaditsWeb Full Version ini, terdapat 7 DVD, dimana dalam masing-masing DVD terdapat file-file yang diperlukan untuk installasi HaditsWeb berikut dengan file-file MP3 nya untuk seluruh qori (18 qori), sehingga kita tidak perlu download lagi. Untuk pemesanan, bisa kunjungi link berikut:

http://opi.110mb.com/haditsweb/pemesanan_haditsweb.htm

Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengguna HaditsWeb selama ini, semoga berkenan, bermanfaat dan barokah untuk kita semua, terima kasih.

http://trendmuslim.com/

http://opi.110mb.com/

Categories: Uncategorized

Hello world!

March 11, 2012 1 comment

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Categories: Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.